Postingan

TB Kelenjar vs TB Paru

Seorang netizen curhat tentang kekhawatirannya soal sakit TB kelenjarnya. Apakah akan menular? Apalagi dia bekerja di sekitar anak-anak. Berikut jawabannya ya. Jika seseorang memiliki TB kelenjar tetapi tidak ada TB paru, maka akan aman berinteraksi dengan siapa saja, termasuk anak-anak. Karena TB kelenjar tidak menular ya, yang menular itu TB paru. Kuman dari TB paru bisa keluar saat batuk, sementara kuman dari TB kelenjar tidak bisa keluar. Sekali lagi, aman ya untuk berinteraksi dengan anak-anak ๐Ÿ˜Š (EB). Dr. dr. Erlina Burhan, M.Sc, Sp.P(K)

Mahrom BUKAN Muhrim

 Mahram BUKAN Muhrim. Jangan salah tulis, guys ...!? Begini penjelasan nya  Istilah mahram sudah sering didengar dalam kehidupan sehari-hari. Sebagian besar menganggap jika mahram dan muhrim memiliki arti yang sama karena kemiripan pelafalan. Mengutip buku 30 Masalah Penting Seputar Fikih Muslimah oleh Aini Aryani, Lc., mahram sendiri berasal dari kata haram yang maksudnya adalah orang-orang yang haram untuk dinikahi, baik keharaman itu bersifat temporer atau selamanya. Sedangkan menurut buku Hanif Luthfi yang berjudul Haram tapi Bukan Mahram, kata mahram berasal dari akar kata haram, yang merupakan lawan kata dari halal. Yaitu sesuatu yang terlarang dan tidak boleh dilakukan. Dalam kamus Al-Mu'jam Al-Wasith juga disebutkan bahwa kata mahram adalah dzul-hurmah yang berarti wanita yang haram dinikahi. Ia boleh berduaan dengan pria tersebut, bepergian dengannya dan dilihat karena alasan yang mubah dan statusnya yang haram sebagaimana yang dikatakan oleh Imam an-Nawawi. Dalil Mah...

Penjelasan 6 Rukun Iman dalam Islam dan Dalil Penyertanya

B erikut ini penjelasan 6 rukun iman dalam Islam beserta dalil-dalilnya dari Al-Qur’an: 1. Iman Kepada Allah SWT Iman pertama adalah percaya bahwa Allah SWT benar adanya, sekalipun seseorang tidak dapat melihat wujud maupun mendengar suara-Nya. Salah satu dalil iman kepada Allah termuat dalam Surat Al-Hajj ayat 62 sebagai berikut: ุฐٰู„ِูƒَ ุจِุงَู†َّ ุงู„ู„ّٰู‡َ ู‡ُูˆَ ุงู„ْุญَู‚ُّ ูˆَุงَู†َّ ู…َุง ูŠَุฏْุนُูˆْู†َ ู…ِู†ْ ุฏُูˆْู†ِู‡ٖ ู‡ُูˆَ ุงู„ْุจَุงุทِู„ُ ูˆَุงَู†َّ ุงู„ู„ّٰู‡َ ู‡ُูˆَ ุงู„ْุนَู„ِูŠُّ ุงู„ْูƒَุจِูŠْุฑُ ูฆูข Artinya: “ Hal itu [kekuasaan Allah berlaku] karena Allah, Dialah [Tuhan] Yang Maha Benar dan apa saja yang mereka seru selain Dia itulah yang batil. Sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar, ” ( QS. Al-Hajj  [22]: 62). 2. Iman Kepada Malaikat-malaikat Allah SWT Rukun iman ke-2 adalah percaya bahwa Allah telah menciptakan para malaikatnya dengan tugas-tugas tertentu seperti mencatat amal perbuatan manusia. Dalil iman kepada malaikat-malaikat Allah SWT salah satunya termuat dalam Surah Al-Baqarah Ayat 2...

Tiga Tanda Haji Mabrur

Ribuan jemaah haji mulai kembali ke tanah air secara bertahap. Kisah haru, rindu, dan bahagia bercampur baur tatkala mereka bertemu dengan keluarga di kampung halaman. Tiap jemaah haji pasti berharap mendapatkan predikat haji mabrur. Soal ini, hanya Allah SWT yang tahu. Hanya saja, Rasulullah saw telah memberikan gambaran atau tanda-tanda haji mabrur, melalui sabdanya. Semoga artikel ini dapat memberikan gambaran singkat mengenai kriteria haji mabrur. Memberi makan orang lain dan berucap yang baik Orang yang baik adalah orang banyak memberi manfaat kepada orang lain. Makanan adalah kebutuhan pokok bagi seluruh manusia. Mengingat makanan adalah kebutuhan pokok sehingga menjadi penting memperoleh dan menikmati makanan sesuai dengan kebutuhan. Di lain pihak bahwa memberikan makanan kepada orang lain menjadi hal yang sangat baik mengingat bahwa makanan adalah kebutuhan pokok bagi seluruh manusia. Oleh karena itu menjadi sesuailah ketika seseorang mendapatkan haji yang mabrur dan masih ber...

Google Blunder, Kita Jadi Keblinger

Banyak teman sesama ustadz yang mengharamkan kita bertanya pada Google. Saya sendiri antara sepakat dan tidak sepakat. Titik masalahnya google itu hanyalah mesin pencari, bukan mesin penyeleksi. Kalau sekedar mencarikan sebaris kata kunci di dunia maya, google atau Bing memang jagonya. Namun apakah sumber tulisan itu valid atau tidak valid, resmi atau tidak resmi, dan otoritatif atau tidak otoritatif, sejak awal google tidak didesain untuk tugas semacam itu. Disitulah salahnya ketika kita bertanya kepada Google, khususnya dalam masalah ilmu-ilmu keislaman. Intinya sumbernya tidak dijamin otoritatif dari ulama pakar di bidangnya. ** * Lantas pihak mana yang bisa memberikan jawaban valid dan otoritatif? Untuk menjawabnya, mari kita buat sebuah contoh perumpamaan. Contoh paling sederhana misalnya kita bertanya tentang masalah kesehatan. Pasti ada banyak sumber yang bisa menjawab. Tapi sumber manakah yang paling otoritatif? Disini tingkat intelektualitas dan keilmiahan kita mulai diuji. Ma...

"Berke Khan: Cicit Genghis Khan Yang Melawan Bangsanya Demi Agama Islam."

  Berke Khan, jarang kita dengar nama ini. Tak sepopular Genghis, Hulagu mahupun Kublai Khan. Tapi beliau sangat berjasa dalam mempertahankan Islam daripada dimusnahkan oleh Mongol sendiri. Kisah Berke ni kena mula jauh sejak Genghis berumur 16 tahun dan masih bernama Temujin. Isteri Temujin iaitu Bรถrte Hatun diculik dan dijadikan isteri seorang pahlawan lain. Beberapa bulan kemudian, Temujin berjaya selamatkan isterinya. Tak lama kemudian, isteri Temujin melahirkan seorang bayi lelaki bernama Jochi.  Pewaris takhta sepatutnya ialah Jochi. Tapi adik Jochi iaitu Chagatai ragu-ragu dan anggap abang dia ialah hasil anak luar nikah bukan bersama Genghis Khan ketika ibunya diculik. Akhirnya, Chagatai dipilih dan Jochi disuruh oleh Genghis untuk kahwin dengan puteri Empayar Khawarizmi bernama Sultan Khatun. Jochi dan Khatun dikurniakan 3 anak bernama Orda, Batu dan Berke. Mereka dilatih oleh Genghis namun dipulau saudara mara lain. Berke memeluk Islam ketika pulang dari ekspedisi di...

KELIRU MEMAHAMI BIDAH

  Bermula dari pemahaman yang keliru terhadap makna bid'ah, yaitu segala sesuatu yang tidak ada contohnya dari nabi, maka munculkan berbagai macam kerusakan. Banyak hal-hal yang sebenarnya tidak termasuk bid'ah tapi dibid'ahkan secara dzalim. Sampai akhirnya orang-orang yang punya pemahaman seperti ini juga tidak konsisten terhadap pendapat mereka sendiri. Dalam arti, mereka sendiri melakukan berbagai perkara bid'ah menurut kaidah yang mereka buat sebelumnya. Misalnya ; shalat Tarawih 8 rekaat plus witir 3 rekaat secara berjamaah di masjid selama satu bulan penuh dan kadang ditambah dengan kultum itu termasuk perkara bid'ah (menurut makna bid'ah ala mereka). Bahkan istilah tarawih itu sendiri sudah bid'ah. Karena di zaman nabi tidak dikenal istilah tersebut. yang ada istilah qiyam Ramadhan. Ini baru satu contoh. Masih banyak contoh yang belum disebutkan. Benar sekali apa yang dinyatakan oleh sebagian ulama, bahwa ciri sebuah pemahaman yang menyimpang itu ada...