Postingan

TAHUKAH ANDA?

  Kedua kaki memiliki 50% saraf tubuh manusia, 50% pembuluh darah dan 50% darah mengalir melaluinya. *BERJALANLAH* ▪️ Merupakan jaringan peredaran darah terbesar yang menghubungkan tubuh. Jadi *BERJALANLAH* setiap hari Hanya saat kaki sehat barulah arus konvensi aliran darah lancar, jadi orang yang memiliki otot kaki yang kuat pasti memiliki jantung yang kuat. *BERJALANLAH* Penuaan dimulai dari kaki ke atas. *BERJALANLAH* Seiring bertambahnya usia seseorang, keakuratan & kecepatan transmisi instruksi antara otak dan kaki semakin berkurang, tidak seperti saat seseorang masih muda. Silakan *BERJALANLAH* Selain itu, apa yang disebut Kalsium Pupuk Tulang cepat atau lambat akan hilang seiring berjalannya waktu, membuat lansia lebih rentan terhadap patah tulang. *BERJALANLAH* Patah tulang pada lansia dapat dengan mudah memicu serangkaian komplikasi, terutama penyakit fatal seperti trombosis otak. *BERJALANLAH* Tahukah Anda bahwa 15% pasien usia lanjut pada umumnya, akan meninggal mak...

SEDANG SHALAT, INGAT BARANG YANG LUPA, JUSTRU ITULAH SHALAT KHUSYU!!

Ah masa? Kok bisa? Inilah Penjelasan Psikologisnya!! ________ Inget barang yang hilang saat sedang shalat, justru itulah shalat yang khusyu. Bukan sebaliknya, tidak khusyu. Mengapa?  Penjelasan psikologisnya, saat shalat kita sedang khusyu, hati kita tenang dan pikiran sedang jernih, konsentrasi sedang ibadah menghadap Allah, lupa segala urusan dan ingatan. Sementara wujud Allah sendiri tak kebayang, tapi hati tenang, rileks. Saat kejernihan jiwa, ketenangan hati dan pikiran itulah, barang hilang yang diingat-ingat diluar shalat, dicari-cari kemana-mana, segala dibuka, ditanyakan ke semua keluarga, tak ada yang tahu dan gak ketemu, eeh ... sedang khusyu shalat itulah si barang hadir mengetuk pintu ingatan: "Tuuh disitu ...!!". Begitulah psikologinya. Kalau shalat dengan pikiran lagi kacau, hati tak tenang, ingatan kesana sini, mana mungkin shalatnya akan menghadirkan ketenangan suasana batin yang mengingatkan pada sesuatu? Para ustadz boleh menjelaskan, pake dalil ini itu, ba...

13 Cabang Ilmu Bahasa Arabiyyah (ULUMUL ARABIYYAH)

Untuk mengetahui seluk beluk bahasa Arab yang masyhur itu lebih jauh dan untuk menilai keindahan kalimat baik prosa maupun puisi, maka sastrawan-sastrawan Arab telah menetapkan 13 cabang ilmu yang bertalian dengan bahasa yang disebut dengan "Ulumul Arabiyah" "Ulumul Arabiyah" bisa disebut linguistik Arab itu terdiri dari : 1. Ilmu Lughah: llmu pengetahuan yang menguraikan kata-kata (lafaz) Arab besamaan dengan maknanya. Dengan pengetahuan ini, orang akan dapat mengetahui asal kata dan seluk beluk kata. Tujuan ilmu ini untuk memberikan pedoman dalam percakapan, pidato, surat-menyurat, sehingga seseorang dapat berkata-kata dengan baik dan menulis dengan baik pula. 2. Ilmu Nahwu: Ilmu pengetahuan yang membahas prihal kata-kata Arab, baik ketika sendiri (satu kata) maupun ketika terangkai dalam kalimat. Dengan kaidah-kaidah ini orang dapat mengatahui Arab baris akhir kata (kasus), kata-kata yang tetap barisnya (mabni), kata yang dapat berubah (mu'rab). Tujuanya adal...

Dalil-dalil Mengusap Wajah Setelah Berdoa

  عَنْ عُمَرَ بْنِ الخَطَّابِ، قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا رَفَعَ يَدَيْهِ فِي الدُّعَاءِ، لَمْ يَحُطَّهُمَا حَتَّى يَمْسَحَ بِهِمَا وَجْهَهُ « أخرجه الترمذي في الجامع : ٣٣٨٦, ٥/٣٢٨ »¹ Artinya: Dari Umar radhiyallahu anhu, dari Rasulullah ﷺ jika mengangkat kedua tangnnya untuk berdoa, maka beliau tidak menariknya, hingga mengusap dengannya wajahnya. (Riwayat At Tirmidzi: 3386, 5/328). ¹Hadits di atas adalah Hadits Dhaif menurut Imam At Tirmidzi, namun Al Hafidz Ibnu Hajar menyampaikan, ”Dan ia memiliki syawahid (penguat dari segi matan). Dan di antaranya adalah hadits Ibnu Abbas yang ada pada Abu Dawud ( Riwayat Abu Dawud: 1485, 2/78 ) dan lainnya. Maka perkumpulannya menunjukkan bahwasannya itu merupakan Hadits Hasan.” [ Bulughul Maram, hal. 463 ] Hadits Pendukung  Artinya: Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu ia berakata: Rasulullah ﷺ telah bersabda: “Jika engkau berdoa kepada Allah meka berdoalah dengan telapak tangan, dan jangan berdoa ...

Siapakah Khulafaur Rasyidin? [ arti, fungsi dan perintah berpegang teguh terhadap mereka ]

 Dan sesungguhnya siapa di antara kalian yang masih hidup sepeninggalku niscaya ia akan melihat perselisihan yang banyak. Maka wajib atas kalian untuk berpegang teguh dengan sunnahku dan sunnah para khulafaur rasyidin yang mendapatkan petunjuk [ HR  Abu Dawud : 4607 dan At Tirmidzi : 2676, Ibnu Majah (42, 43, 44), Ahmad (4/126), Ibnu Hibban (1/178), Ad Darimi (95), At Thabrani dalam Al Kabir (263), Al Hakim dalam Al Mustadrak (1/176) dan Al Baihaqi dalam Al Kubra (10/114). Makna Kalimat 1. "Dan sesungguhnya siapa di antara kalian yang masih hidup sepeninggalku" : sesudah wafatku 2. "niscaya ia akan melihat perselisihan yang banyak" : di dalam urusan agama dan selain nya. 3. "sunnah para khulafaur rasyidin yang mendapatkan petunjuk" : yang Alloh beri hidayah dan petunjuk kebenaran kepada mereka Yang dimaksud dengan Khulafaur Rasyidin adalah : Abu Bakr As-Siddiq, Umar bin Khotthob, Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Tholib ra فإنَّه مَن يَعِش منكم فسيَرَى اختِ...

Surah Al-Lahab atau Al-Masad

  Surat Al Lahab adalah surat ke-111 dalam Al Quran. Berikut ini terjemahan, asbabun nuzul, dan tafsir Surat Al Lahab. Surat ini terdiri dari lima ayat dan merupakan Surat Makkiyah. Dinamakan surat Al Lahab karena surat ini membicarakan Abu Lahab yang suka menyakiti Rasulullah dan balasan baginya berupa neraka yang apinya bergejolak (al lahab). Kata lahab (لهب) yang merupakan azab bagi Abu Lahab disebutkan di ayat tiga. Ia disebut juga Surat Al Masad. Diambil dari ayat terakhir pada surat ini, ketika mensifati istri Abu Lahab. Juga dinamakan Surat Tabbat karena firman Allah ini diawali dengan kata tersebut. Dikutip dari buku  Juz Amma Edisi Eksklusif, Tim Gema Insani (2007: 16 )  asbabun nuzul  surat Al Lahab diturunkan dimulai dari ancaman api neraka bagi istri dari Abu Lahab. Karena istri Abu Lahab telah menyebar fitnah kepada Rasulullah SAW. Sebagai balasannya, istri Abu Lahab akan diberikan kalung dari sabut saat berada di dalam neraka. Abu Lahab dan Abdul...

*Belum Zamannya*

  _Oleh : Ahmad Sarwat, Lc.MA_ Di dalam Al-Quran disebutkan ada beberapa pertanyaan para shahabat kepada Nabi SAW yang tidak dijawab tapi malah dialihkan ke hal-hal yang lain. Seolah-olah Al-Quran enggan membicarakan masalah itu, entah kenapa sebabnya. Salah satunya ketika para shahabat bertanya tentang fenomena hilal atau bulan sabit. Kenapa bulan itu dalam pandangan kita bentuknya setiap hari selalu berubah.  Benda yang mengambang di angkasa itu kadang seperti sebilah sabit yang tipis memanjang dan melengkung, biasanya di awal dan di akhir bulan. Dan kadang berbentuk bulat bundar lingkaran penuh, bercahaya terang sekali menerangi malam. يَسْأَلُونَكَ عَنِ الْأَهِلَّةِ ۖ قُلْ هِيَ مَوَاقِيتُ لِلنَّاسِ وَالْحَجِّ Mereka bertanya kepadamu tentang bulan sabit. Katakanlah: "Bulan sabit itu adalah tanda-tanda waktu bagi manusia dan (bagi ibadat) haji. (QS. Al-Baqarah : 189) Pertanyaan para shahabat nampaknya pertanyaan di bidang astronomi terkait penjelasan bentuk bulan yang berub...